السبت، 2 فبراير 2013

Bersyukur - Versiku



Tidak terlalu sedih dan tidak juga terlalu senang. Karena siklus teramat cepat berganti. Saat senang maka kesedihan menanti dan saat sedih maka kesenangan menanti. Tidak perlu takut menghadapi keduanya. Cukup banyak berdoa dan bersyukur dalam segala suasana.

Bersyukur?

Tak hanya pada saat senang, tapi juga saat merasakan kesedihan. Yang tak mudah adalah ketika bersyukur dalam kesedihan. Rasanya bertentangan dengan hati, saat sedih rasanya diri ini paling menderita, bukan?
Kemudian berjalan lah keluar rumah.. Lihat sekeliling dan ternyata masih banyak orang yang hidupnya lebih menyedihkan kalau dilihat, namun tak banyak dari mereka yang tak berhenti bersyukur dengan apapun keadaan hidupnya. Mereka hebat, bukan?

Semua manusia boleh berandai-andai. Hanya saja, andai-andai sebaiknya disertai dengan usaha. Misalnya saja, berandai-andai ada orang yang datang membawakan makanan saat diri lapar dan jika kita hanya berdiam, maka sampai besok pun kita tidak akan mendapat makanan.

Membandingkan diri dengan orang lain tidak salah jika memang dalam kadar untuk memotivasi diri untuk lebih baik, untuk lebih rajin, untuk lebih bersemangat. Membandingkan diri yang demikian disebut dengan membandingkan diri dengan orang lain secara positif. Namun ketika perbandingan diri dengan orang lain tersebut untuk membandingkan kehebatan dan persaingan yang tidak sehat dan ujung-ujungnya menimbulkan rasa dengki? Naudzubillahmindzalik. Semoga kita tergolong dalam orang-orang yang pandai dalam bersikap dan membandingkan diri dengan orang lain.

ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق